3 Dampak Body Shaming

//3 Dampak Body Shaming

3 Dampak Body Shaming

2019-03-04T12:41:20+00:00 29-Januari, 2019|Categories: Artikel|Tags: , , , |

Kasus body-shaming mulai bermunculan di Indonesia. Pada tahun 2018, kasus body-shaming yang terjadi sebanyak 966. Sebenarnya, apa sih sebenarnyabody-shaming itu? Body-shaming adalah tindakan mengejek seseorang tentang bentuk tubuh atau penampilannya.

Banyak dampak buruk yang diakibatkan body-shaming. Bahkan, seseorang dapat mengalami gangguan mental. Ejekan yang dialami secara terus-menerus akan membuat seseorang merasa tidak percaya diri, menyalahkan diri sendiri, dan menimbulkan pikiran-pikiran negatif. Apa saja dampak buruk yang dapat dialami akibat body-shaming? Berikut ini 3 dampak buruk akibat body-shaming!

1. Menjadi tidak percaya diri

Ketidakpercayaan diri berlebihan yang dialami seseorang secara sering dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Akibat ejekan orang lain tentang bentuk tubuh dan penampilan mereka, akan muncul pikiran negatif, hingga menjelma menjadi gangguan kecemasan. Orang yang tidak percaya diri, dapat menimbulkan berbagai dampak buruk lainnya, yaitu tidak bersyukur mengenai bentuk tubuh mereka, membandingkan tubuh mereka dengan orang lain, dan melakukan berbagai tindakan untuk mengubah bentuk badan mereka sesuai keinginan orang lain atau standar masyarakat.

2. Melakukan hal ekstrem untuk memperbaiki dirinya

Dengan adanya ejekan dari orang lain yang terus-menerus, akan membuat seseorang tidak bahagia dengan bentuk badannya sendiri, dan berusaha melakukan segala macam cara untuk mengubahnya. Seseorang bisa menjadi anoreksia, dimana mereka akan membiarkan diri mereka kelaparan sehingga dapat menurunkan berat badan. Selain itu, seseorang juga bisa menjadi bulimia, dimana mereka akan makan dengan porsi berlebih kemudian diikuti dengan pembersihan diri dari makanan yang dimakannya. Anoreksia dan bulimia dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi, konstipasi, kekurangan gizi, dan lain-lain.

3. Depresi hingga bunuh diri

Gangguan kecemasan yang dialami seseorang akibat body shaming dapat mengarah pada depresi. Depresi merupakan perasaan sedih dan hilang minat yang menetap. Apabila kamu mengalami rasa sedih dan hilang ini selama sekurang-kurangnya dua minggu, maka dapat diidentifikasikan menderita depresi. Selain itu, gejala depresi lainnya adalah sulit konsentrasi, merasa kosong, putus asa, tidak berenergi, putus asa, serta adanya kegelisahan. Tak jarang kita mendengar berita seseorang mengakhiri hidupnya karena depresi yang berlarut-larut dengan bunuh diri.

Demikianlah 3 dampak buruk yang dapat dialami seseorang akibat body-shaming. Serem, ya? Oleh karena itu, ketika kita melihat orang melakukan body-shaming, jangan ragu untuk menegur dan memberitahu bahwa hal itu tidak boleh dilakukan. Sedangkan kalau kamu adalah korbannya dan mengalami gangguan makan, depresi, atau gangguan kecemasan, maka segeralah kamu mencari bantuan.

SobatASK memiliki fitur Direktori, dimana kamu dapat mencari puskesmas atau tempat konseling yang berada di sekitar lokasimu. Dapat dipastikan bahwa puskesmas dan tempat konselingnya ramah remaja, sehingga kamu tidak perlu takut untuk mencari bantuan! Tunggu apa lagi? Yuk, kunjungi laman Direktori dari SobatASK!

 

Sumber:

hellosehat.com

wartakota.tribunnews.com

timesnownews.com